Laptop Terbaik Untuk Bisnis Start Up Sampah Digital ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402)

Laptop terbaik dengan spesifikasi andal dan fitur canggih kini sangat dibutuhkan untuk mengelola bisnis. Terutama untuk menunjang produktivitas dan kenyamanan menjalankan bisnis start up, spesifikasi dan desain serta fitur laptop bisnis seharusnya mengikuti trend dan dapat menyesuaikan kebutuhan di masa sekarang maupun masa depan.

laptop bisnis
Laptop bisnis terbaik di Indonesia

Laptop menjadi salah satu perangkat penting dalam perkembangan bisnis terutama pada era revolusi industri 4.0. Salah satu imbas positifnya yaitu tumbuh suburnya bisnis start up.

Bisnis start up adalah bisnis rintisan yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang secara pesat untuk menguasai pasar, dan menggunakan teknologi untuk membantu pertumbuhan bisnis tersebut.

Karakter dan ciri bisnis start up yang sangat menonjol pada penggunaan teknologi informasi serta elektronik di tengah perkembangan zaman mau tidak mau mengharuskan pelaku bisnis mempertimbangkan laptop terbaik untuk bisnis.

Memilih Laptop Bisnis Terbaik Untuk Start Up Pengelolaan Sampah Digital

"Laptop masa kini tidak hanya mempengaruhi kinerja pegawai, tapi juga kinerja layanan perizinan usaha secara keseluruhan terutama dalam hubungannya dengan calon investor. Apalagi sekarang bisnis dengan platform start up juga sudah eksis, dan beberapa bisnis start up lokal sudah mulai bermunculan. Karena itu pengelolaan layanan harus menyesuaikan kondisi saat ini, mempertimbangkan perangkat yang digunakan dan tenaga yang ahli di bidangnya." kata Wakil Walikota Bengkulu menyinggung betapa dahsyatnya pengaruh teknologi terhadap kinerja layanan publik dan perkembangan bisnis.

Itulah salah satu materi yang disampaikan dalam Lokakarya Business Development Center Kota Bengkulu pada Program Kota Tanpa Kumuh 2022 bulan Maret lalu melalui aplikasi Zoom dengan salah satu narasumbernya Wakil Walikota Bengkulu, dengan peserta adalah unsur Kelompok Kerja (Pokja) Peningkatan Kualitas Permukiman (PKP) Kota Bengkulu, unsur SKPD, Perbankan, Perguruan Tinggi, dan Kelompok Masyarakat. Saat itu saya menjadi moderator merangkap operator kedua yang turut memberikan pemaparan tentang hasil-hasil pembangunan berkelanjutan (Livelihood), yang didalamnya juga mengulas mengenai potensi dan pengembangan bisnis pada lokasi-lokasi yang telah terbangun infrastrukturnya, sesuai perkembangan teknologi dan pemanfaatan aplikasi-aplikasi digital.

Ya, apa yang dikatakan beliau memang benar adanya. Terutama tentang start up saat ini yang semakin berkembang di Indonesia dan mulai dilirik investor. Wakil Walikota Bengkulu sendiri memang sangat memahami perkembangan teknologi digital, karena basicnya yang cukup lama sebagai Pimpinan Redaksi di sebuah media berita dan televisi di Bengkulu yang juga bagian dari JPNN (Jawa Post News Network dan berkali-kali mendapatkan penghargaan nasional untuk berbagai kategori.

Menurut laporan Cento Ventures, nilai investasi perusahaan startup di Asia Tenggara lebih kurang US$14,2 miliar pada tahun 2021 lalu, dimana mayoritas pendanaan ke start up Indonesia sebesar 42% sekaligus (masih) menempatkan Indonesia di ranking teratas dengan nilai pendanaan startup tertinggi di Asia Tenggara sejak 2017.

Sektor bisnis start up yang memiliki nilai investasi terbesar adalah fintech (financial technology) atau teknologi keuangan seperti start up pinjaman modal, hingga start up transfer antar bank. yang mencapai 4.351 juta US$. Sementara start up gim dan hiburan adalah sektor dengan nilai investasi terendah sebesar 241 juta USD.(

Sementara berdasarkan riset terbaru dari Google, Temasek, dan Bain & Company memberikan gambaran mengenai laju pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, memiliki nilai GMV (gross merchandise value-transaksi kotor) untuk transaksi digital menyentuh angka US$174 miliar (Rp2,48 kuadriliun) pada 2021. Menurut mereka hal ini diprediksi akan naik hingga dua kali lipat pada 2025 mendatang.

Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup positif, dengan GMV transaksi digital di dalam negeri mencapai US$70 miliar (Rp1 kuadriliun) pada 2021, yang diperkirakan akan naik dua kali lipat pada 2025. Berbagai vertikal bisnis di ekonomi digital, mulai dari e-commerce, transportasi, hingga media daring, mengalami pertumbuhan digit ganda selama 2021.

Tentu saja ini kabar baik bagi pelaku usaha di Indonesia terutama bisnis start up, karena sangat berpotensi dilirik perusahaan-perusahaan besar untuk berinvestasi. Secara tidak langsung juga akan mendorong pengembangan bidang bisnis, yang juga membuka peluang lapangan kerja.

Membangun Bisnis Start Up Pengelolaan Sampah Digital

Bicara tentang bisnis, saya sudah lama ingin membangun start up sendiri. Bukan karena ikut-ikutan trend anak muda kekinian yang mudah mendapatkan cuan dengan membuka lapak jualan di e-commerce, menjadi content creator, affiliator, maupun menjadi pengusaha dengan membuka jasa pembuatan blog, jasa penulis artikel, hingga menjadi developer aplikasi.

Selain karena tergugah melihat semangat kelompok pelaku usaha dampingan saya yang tetap setia menekuni usahanya di tengah berbagai kesulitan mendapatkan modal dan membeli fasilitas pendukungnya, juga karena masalah sampah yang kotor dan menjijikkan itu.

Ya, meskipun bukan seorang yang berlatar belakang pendidikan di bidang ekonomi apalagi pebisnis, tapi membuat business plan dan melakukan peningkatan kapasitas masyarakat yang berorientasi pada pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan adalah salah satu aktivitas yang saya lakukan hingga saat ini di sebuah program penanganan kumuh di Kota Bengkulu.

Salah satu ide bisnis yang kerap hinggap di benak saya adalah bisnis pengelolaan sampah digital melalui platform B2B. Ada kisah menarik mengapa saya ingin membangun start up jasa pengangkutan sampah digital, terutama di Kota Bengkulu. Bahkan saya punya mimpi start up sampah digital itu bisa melayani Provinsi Bengkulu hingga regional Sumatera. Tak ada salahnya bermimpi, bukan ?

Mengulik Permasalahan Sampah Di Indonesia

Sampah adalah salah satu penyebab kekumuhan di Indonesia, dan juga menjadi salah satu faktor penyebab pemanasan global. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tercatat ada 21,88 juta ton sampah di Indonesia pada tahun 2021. Meksipun jumlah itu menurun sebesar 33,3% dibandingkan tahun 2020 yang berkisar 32,82 juta ton, tetap saja masalah sampah masih menjadi persoalan. Masalah sampah cukup kompleks sehingga sejumlah kebijakan mengenai pengangkutan dan pengelolaan sampah belum efektif di sejumlah daerah, apalagi konsep 3R (reduce- re-use, dan recycle) yang sebenarnya sudah berhasil diterapkan di sejumlah negara belum sepenuhnya dapat diterapkan di berbagai wilayah, termasuk di daerah saya di Kota Bengkulu.

Berdasarkan sejumlah survey identifikasi dan kajian yang kami lakukan bersama elemen-elemen masyarakat pada tahun 2016 dan 2017 dalam penyusunan dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) Kelurahan yang terintegrasi dengan dokumen RP2KPKP (Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan) Kota Bengkulu 2015-2020, akar persoalan kumuh terutama pada aspek persampahan adalah perilaku masyarakat dan rendahnya kesadaran warga.

Tahun 2021 saja ada 120 hingga 140 ton sampah per hari yang diangkut oleh Dinas DLH Kota Bengkulu. Itu baru sampah yang diangkut dari kontainer/TPS (Tempat Pembuangan Sementara) di beberapa titik saja. Alhasil hingga tahun 2021, target KPI untuk sanitasi terutama untuk aspek persampahan masih menyisakan PR bagi Pemerintah Kota Bengkulu, dan juga Pemerintah Republik Indonesia. Ini terungkap dalam RPJMN 2020-2024. Artinya, KOta Bengkulu dan hampir seluruh Kota di Indonesia masih memiliki persoalan serupa.

Beberapa perilaku masyarakat yang menjadi penyumbang terbesar persoalan sampah di Indonesia adalah rendahnya keinginan masyarakat untuk melakukan pemilahan dan pemilihan sampah dari rumah. Selain itu, kebanyakan masyarakat di permukiman lebih doyan membuang sampah di sekitar pekarangan, baik dengan menggali tanah dan membuang sampah rumah tangganya di situ, atau memanfaatkan lahan kosong untuk membuang sampah, hingga membuang sampah di drainase, sungai, maupun laut. Sebagian lainnya memilih membuang langsung sampah ke TPS tanpa pemilihan, dan sebagian masyarakat memanfaatkan jasa angkutan sampah mandiri.

"Padahal kalau dipilah, bukan saja memudahkan pengangkutan sampah tapi juga keuntungan bagi yang punya sampah, atau yang mengelola sampah. Contohnya sampah plastik dan sampah kertas kalau dipisah masih bisa didaur ulang, dijual ke pengepul. Atau dijadikan kerajinan tangan, kalau dijual cukup lumayan untuk menambah keuangan keluarga."kata Hasikin, teman dan sekaligus juga tetangga saya yang seorang pengangkut sampah di Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.

Bermimpi Punya Bisnis Start Up Pengangkutan Sampah Digital Sendiri

Namun siapa sangka dibalik kesan kotor dan menjijikkan itu terdapat potensi yang menjanjikan. Ini sudah dibuktikan Hasikin, yang sejak 11 tahun yang lalu menekuni profesi pengangkutan sampah. Kebetulan, Hasikin adalah salah satu mitra binaan saya. Kala itu, dia hanya tenaga pengangkut sampah yang dibayar bulanan oleh Pemerintah Kelurahan. Dengan upah hanya beberapa ratus ribu setiap bulan untuk menghidupi empat orang anak yang masih sekolah tentu saja sangat memprihatinkan. Namun dia cukup jeli menangkap peluang yang datang.

Potensi dan Peluang Bisnis Pengangkutan Sampah

Suatu ketika di tahun 2014 lalu, Pemerintah Kelurahan Kandang Mas membuka peluang bagi warga untuk menjadi mitra pengangkutan sampah warga. Tentu saja dengan berbagai kriteria yang sudah ditentukan, dan sesuai dengan Peraturan Daerah tentang mekanisme pengangkutan sampah.

Berbekal uang tabungan dan pinjaman dari beberapa teman, Hasikin membeli sebuah mobil pick up bekas yang hampir rongsok namun masih layak pakai dari temannya. Dengan lingkup pengangkutan di 49 RT, satu RT berkisar 40 hingga 70 rumah dan satu rumah membayar iuran sampah yang ditetapkan Rp 20.000,00 setiap bulan, estimasi pendapatan kotor dari 40 rumah saja setiap RT totalnya mencapai Rp 39,2 juta.

Hasikin dan tenaga pengangkutnya, dulu masih menggunakan sepeda motor pribadi

"Setelah menghitung biaya-biaya yaitu upah tenaga pengangkut 2 orang, bensin setiap hari, ganti ban, biaya pemeliharaan rutin, dan setoran sesuai perjanjian kontrak ke kas kelurahan dan kas daerah, saya berketetapan hati bahwa inilah jalannya Tuhan memberikan rezeki kepada saya" kata Hasikin saat berkunjung ke rumah saya bulan lalu untuk mengutip iuran angkutan sampah, yang beda beberapa blok dari rumahnya.

10 tahun terlampaui, dengan pakaian yang tetap seperti dulu, Hasikin telah menjadi mitra kelurahan yang melayani pengangkutan sampah di 3 kelurahan dengan 3 angkutan roda empat dan 4 tenaga pengangkut sampah. Bertambahnya 2 armada angkutan baru yang cicilannya sudah selesai, dan setidaknya hampir 70 RT (dengan asumsi satu RT ada 40 rumah tangga pengguna jasa) yang terlayani saat ini, sudah menunjukkan kalau sampah memang bisnis yang sangat menjanjikan.

laptop terbaik bisnis

Kendala Dan Tantangan Memulai Bisnis Pengangkutan Sampah Digital

Ada banyak tantangan dan kendala yang mesti terutama ketika memulai menjadi mitra pengangkut sampah warga dan mengembangkannya. Kendala-kendala tentu saja bikin pusing, namun mau tidak mau harus tetap dilakoni agar pengangkutan sampah tetap berjalan.

Dari beberapa diskusi ngalor ngidul tentang ide membangun bisnis start up persampahan bersama Hasikin, ada beberapa hal yang menjadi kendala dan tantangan.

Pertama tentang data pelanggan. Tersedianya data pelanggan adalah kunci utama membangun start up persampahan. Dengan mengetahui rumah tangga yang bersedia diangkut sampahnya, kita dapat mengestimasi kebutuhan biaya operasional harian dan bulanan. Selain itu juga dapat dikalkulasikan keuntungan dan kerugiannya. Hasikin pada awal-awal dahulu seringkali mengalami kekeliruan merekap data pelanggan, karena kertas catatannya sering tercecer. Alhasil dia harus mendata ulang lagi, sehingga dari sisi manajemen waktu jadi tidak efektif.

Kedua yaitu pengoperasian dan fasilitas pengangkutan. Dengan membandingkan data pelanggan dan fasilitas yang dimiliki, seharusnya bisa diukur beban kerja dan kemampuan pengangkuta. Dengan kata lain sebelum memulai pengangkutan, paling tidak kita harus memiliki kendaraan yang layak untuk dioperasiikan, jumlah tenaga pengangkut, cost pengangkutan, upah untuk tenaga pengangkut, dan lingkup layanan.

laptop bisnis terbaik
Hasikin menagih iuran dan masih mencatat di buku secara manual

Ketiga yaitu lingkup area layanan dan waktu pengangkutan. Kalau cuma punya dua kendaraan angkutan dengan 4 tenaga kerja untuk melayani pengangkutan 3 kali seminggu, maka tidak bisa dipaksakan untuk memperluas area layanan. Menurut Hasikin, saat ini dengan area layanannya di 3 Kelurahan dan setidaknya 70 RT dengan 3 kendaraan roda empat pengangkut sampah dan 6 orang tenaga pengangkut sangat tidak memungkinkan untuk memenuhi target minimal 3 kali seminggu. Itu artinya area layanan menyesuaikan dengan fasilitas dan tenaga yang dimiliki. Sebagai solusinya, Hasikin berencana untuk menambah satu armada angkutan lagi.

Keempat yaitu tentang pola pemilihan sampah. Umumnya warga tidak mau memilah sampah. Bukan karena tidak bisa, tapi warga malas memilah sampah. Padahal berdasarkan UU No. 18 Tahun 2008 sangat jelas disebutkan bahwa pengangkutan sampah haruslah yang sudah terpilah dari rumah tangga. Sampah organik digabung dengan sampah organik, sampah non organik juga demikian. Sampah plastik dengan sampah plastik, demikian juga sampah kertas. Nyatanya dalam satu kantong sampah semua jenis sampah campur aduk. Tentu saja ini menjadi ganjalan karena dikhawatirkan pengangkutan sampah tidak memenuhi aturan dan perundangan-undangan. Bagi bisnis start up, aturan hukum adalah acuan dan pedoman melakukan kegiatan. Sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengubah perilaku dan pola pembuangan sampah yang telah terpilah.

Kelima yaitu kualitas kesehatan fisik dan mental tenaga angkut. Karena berhubungan dengan sampah, tenaga angkut sangat rentan terkena penyakit apalagi bila kantung sampah bercampung baur dengan bahan berbahaya pupuk kimia, racun tanaman, atau bahan yang mudah terbakar meledak. Tak hanya itu, psikologi calon tenaga kerja juga perlu diperhatikan. Ini karena tidak semua orang menghargai profesinya yang berhubungan dengan sampah, belum lagi bila terjadi kecelakaan kerja yang menimbulkan trauma. Itu berarti bisnis start up persampahan digital harus merekrut tenaga kerja yang fisiknya baik, dan menyediakan fasilitas kesehatan yang juga memadai bagi mereka. Misalnya BPJS atau kartu JKN, rumah sakit atau klinik yang recommended.

Keenam yaitu pada pengelolaan, antara lain pembuatan bisnis plan, pembuatan aplikasi, modal dan biaya pemeliharaan aplikasi, admin pengelola aplikasi, pemasaran, dan fasilitas pendukung lainnya. Karena berplatform start up tentu saja pengelolaan sampah digital membutuhkan aplikasi di smartphone. Selain untuk mempermudah pengelolaan, aplikasi juga mempermudah pelanggan mengetahui layanan apa saja yang disediakan start up. Menurut Hasikin, dia juga memperkerjakan satu orang tenaga penagih sekaligus pembuku, sementara untuk promosinya masih memanfaatkan media WhatssApp. Dari sini dapat diketahui bahwa Hasikin tidak menggunakan facebook atau instagram. Bisnis start up sendiri membutuhkan dan memanfaatkan media sosial seperti FB, IG, Twitter, hingga website dan aplikasi untuk melayani pelanggan.

"Ketujuh, dan yang paling penting nih. Anak saya punya laptop, biasanya saya mengetik laporan atau membuat rekap buku kas di situ. Tapi namanya silap dan khilaf bisa terjadi kapan saja kan ? Ada beberapa kejadian saya kelebihan membayar upah, pernah juga kurang bayar. Ada juga warga komplain sudah bayar bulan ini kok masih ditagih."

"Anak saya sering ngambek ke saya gara-gara laptop itu udah gak jaman lagi. Membuka Excel saja sering lemot kalau pada saat yang bersamaan membuka browser. Apalagi kalau sedang menagih ke rumah-rumah, udah saatnya pakai laptop yang bisa digunakan untuk memasukkan data tagihan pembayaran secara onsite, gak usah merekap-rekap di kertas. Itu juga kenapa data rekap pengeluaran dan pemasukan gak klop, karena kertas catatannya tercecer."kata Hasikin.

Pengalaman Hasikin mengelola sampah dan peluang usaha yang menjanjikan membuat ketertarikan saya menjajaki bisnis start up semakin besar. Dengan mereplikasi pola bisnis sampah digital yang sudah bermunculan di daerah lain, pola serupa bisa diterapkan di daerah saya. Pada aplikasi yang nantinya saya buat, ada edukasi tentang 3R (reduce, re-use, recycle) sehingga masyarakat memahami bahwa TPA bukan menjadi tempat berpindahnya sampah rumah tangga yang justru akan menciptakan gunung-gunung sampah baru.

Mengapa Laptop Bisnis Dengan Spesifikasi Terbaik Sangat Dibutuhkan

mengelola bisnis

Untuk memiliki bisnis start up tentu banyak tahapan dan tantangan yang harus dilalui terutama saat memulai dan mengelolanya. Selain soal pemahaman tentang pembuatan aplikasi dan biaya pengembangannya, hal penting lainnya adalah pada perangkat komputasi yang digunakan. Pengalaman Hasikin menagih dan membuat pembukuan menjadi salah satu contoh bahwa spesifikasi laptop untuk start up memang harus relevan dengan kondisi dan kebutuhan.

Apalagi trend pengelolaan bisnis saat ini sangat berbeda di banding tahun-tahun sebelumnya, sehingga pemilik bisnis harus mencari strategi untuk mengelola bisnisnya agar tetap berjalan sesuai tujuan terutama dalam hubungannya dengan pemanfaatan teknologi. Beberapa trend pengelolaan bisnis tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Terkoneksi Ke Internet, Koneksi Serba Cepat

Koneksi internet yang lambat turut mempengaruhi produktivitas perusahaan, lambatnya mengakses aplikasi, kinerja layanan yang menurun, kesulitan mengakses layaan Cloud, serta pengalaman pelanggan. Kalian pasti bisa merasakan saat berselancar ke toko online yang loadingnya lemot, tentu ini memberikan persepsi negatif bagi platform e-commerce. Tak cuma melulu mengandalkan koneksi Wifi, teknologi jaringan 4G dan 5G yang saat ini adalah koneksi tercepat memungkinkan semua orang bisa mendapatkan dan berbagi informasi dengan cepat. Tidak seperti dulu yang untuk mengirim gambar produk ke Facebook atau mendownload video presentasi harus mencari spot lokasi agar koneksinya lancar, kini semua orang bisa melakukannya dimana saja kapan saja (selama berada pada area yang tercover).

2. Digital Marketing

Memanfaatkan teknologi jaringan komunikasi yang canggih, digital marketing adalah metode pemasaran paling efektif bagi bisnis start up. Selain cepat, digital marketing juga memberikan informasi yang aktual sesuai kebutuhan sekarang. Hebatnya, digital marketer semakin mudah memperkenalkan produk dan jasanya ke calon konsumen memanfaatkan data-data yang tersimpan di Big Data dan Cloud Data yang mereka punya lewat laptop dengan spesifikasi yang oke.

3. Memanfaatkan Teknologi Big Data dan Cloud Data Terintegrasi

Penggunaan Big Data dan Cloud Data semakin signifikan saat ini, dan pastinya di waktu mendatang. Dengan teknologi ini pemilik bisnis bisa mengendalikan data termasuk kinerja karyawan lewat perangkat komputasi seperti laptop dengan spesifikasi termutakhir.

4. Konten dan Kreator

Digital marketing dulunya adalah anti mainstream dari pola pemasaran dan penjualan yang standar : penjual dan pembeli saling bertatap muka. Kini digital marketing menjadi sangat mainstream karena sasarannya sudah jelas, yaitu pengguna gadget. Namun tanpa konten digital marketing tidak punya nyawa, karena pada dasarnya digital marketing memasarkan produk dalam bentuk konten baik video maupun teks. Ini dapat mengindikasikan bahwa bisnis start up membutuhkan konten yang harus diproduksi oleh tim kreatif, dimana untuk memproduksi konten tersebut membutuhkan perangkat yang juga mumpuni agar cepat menghasilkan konten yang berkualitas. Kalau perangkat tersebut biasa-biasa saja, bisa dipastikan proses memproduksi konten jadi lambat.

5. Adaptatif dan Fleksibel

Bisnis kekinian tidak lagi kaku. Semua hal dapat dijadikan ide kreatif bisnis. Ini juga dapat mengartikan bisnis start up harus mampu menyesuaikan diri antara ekspansi usaha, dengan kebutuhan dan pangsa pasarnya. Selain itu, pelaku bisnis juga lebih antisipatif untuk menghadapi potensi persaingan di tahun-tahun mendatang. Karena itu dibutuhkan pula perangkat komputasi yang mendukung mobilitas dan fleksibelitas si pemilik bisnis.

6. Mobilitas Tanpa Batas, Kapan Saja Dimana Saja

Bila dulu pelaku bisnis identik dengan ruangan dengan interior menarik, kini akan sering terlihat di rumah makan, warung lesehan, hingga coffee shop. Pelaku bisnis kekinian lebih mobile, sehingga para karyawannya pun mau tidak mau harus mengikuti pola ini. Bagi pemilik bisnis mobilitas memberikan input dan gagasan ke depan dengan lebih banyak "berkeliaran" ke mana-mana. Selain itu, karena pemilik bisnis merasa dia hanya punya satu badan dan tidak memungkinkan membagi-bagi badannya ke berbagai pertemuan bisnis, maka alternatif solusinya adalah memanfaatkan aplikasi sehingga kehadirannya tetap terlihat.

7. Efisien dan Efektif

Salah satu tipikal pengelolaan bisnis kekinian dan juga di masa depan adalah bekerja secara efektif dan efisien. Dengan teknologi, aplikasi, serta perangkat laptop yang spesifikasinya mendukung semua aktivitas yang biasanya membutuhkan alur proses yang makan waktu bisa terpangkas.

8. Mengutamakan Produktivitas

Target, timeline, dan kompetisi yang ada mengharuskan seluruh elemen perusahaan akan berlomba-lomba produktif. Bagi pemilik bisnis, kompetisi tidak bisa dianggap enteng. Bahkan sebuah perusahaan start up besar di dunia bisa kolap. Sebut saja Theranos, start up kesehatan yang mendunia di tahun 2017 lalu gulung tikar karena kasus penipuan produk. Dengan kata lain, seorang pebisnis harus mulai mempertimbangkan menggunakan laptop yang mendorong kinerja dan produktivitas : cepat, ringkas, lancar.

9. Performa Cepat

Selain pada aspek target, timeline, dan kompetisi, perusahaan juga akan menuntut kesigapan dengan performa terbaik seluruh elemen perusahaannya. Performa setiap personil tim turut mempengaruhi business plan dan produktivitas perusahaan. Dengan kata lain, bukan cuma kompetitor saja yang harus dihadapi namun juga layanan yang cepat agar perusahaan tidak kehilangan momentum. Apalagi dijaman sekarang pelaku bisnis start up mulai berlomba-lomba "jemput bola".

10. Menggunakan Aplikasi Yang Terintegrasi Dengan Perangkat

Pengelolaan bisnis kekinian sangat membutuhkan laptop yang memungkinkan pebisnis mengelola banyak data yang terintegrasi dengan software dan aplikasi-aplikasi digital. Ini karena hampir seluruh aktivitas start up dikelola secara offline maupun online. Baik dalam mengelola data manual di laptop, bank data cloud, pembuatan konten yang dengan mudah dibagikan ke media sosial, hingga mengelola akun dan transaksi keuangan.

11. Keamanan Data dan Transaksi

Hal lainnya yang menjadi isu bisnis di masa depan adalah mengatasi isu keamanan data dan transaksi. Hal ini sangat krusial dan akan menjadi perhatian karena bisnis saat ini menggunakan teknologi jaringan berbasis internet yang masih bisa dibobol oleh oknum-oknum yang notabene adalah pakar di bidang IT. Sudah sangat banyak konsumen produk start up, contohnya start up retail dan e-commerce yang mengalami kerugian besar karena data pribadi dan data transaksi di perangkat yang digunakannya dengan mudah dipreteli malware dan sejenisnya.

12. Perangkat Yang All-in-1 Untuk Menyelesaikan Pekerjaan

Penggunaan perangkat yang multifungsi bukan hanya trend, tapi juga kebutuhan. Selain mengetik, mengolah data dan membuat presentasi bisnis, perangkat seperti laptop juga semakin dibutuhkan untuk melakukan banyak hal seperti transaksi, mengendalikan kinerja karyawan secara remote, pemaparan rencana bisnis atau laporan kegiatan online, mengelola Cloud, mendesain gambar kemasan produk, merender video untuk digital marketing, maupun untuk hiburan dan gaming. Namun perangkat laptop yang all-in-one seperti ini tentunya harus memiliki spesifikasi dan fitur yang mendukung, yang pastinya tidak membuat laptop menjadi lambat.

13. Stay Fit And Healthy

Perusahaan tidak hanya menuntut pencapaian target sesuai sesuai timeline, tetapi juga menuntut setiap elemen mulai dari direktur, manajer, CEO, hingga karyawan level terbawah agar tetap sehat dan fit menjalani rutinitas. Tanpa didukung kesehatan yang baik, kinerja karyawan apalagi stake holder di perusahaan akan menurun sehingga berdampak pada produktivitasnya.

14. Laptop Bisnis Bukan Laptop Konsumen

Berbeda dengan laptop konsumen yang lebih mengedepankan penyelesaian pekerjaan harian, laptop bisnis dirancang untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang lebih profesional dan "agak" berat, dilengkapi kemampuan yang mendukung kerja, antara lain multitasking yang cepat dan pemrosesan yang tidak makan waktu, serta fitur-fitur terbaru antara lain fitur keamanan data maupun konektivitas yang lengkap.

Laptop Bisnis Terbaik Untuk Pemakaian Yang Lama

Bicara tentang laptop bisnis, apakah laptop bisnis saat ini sudah sesuai dengan kebutuhan ? Apakah laptop bisnis saat ini masih worth it untuk digunakan sesuai trend di masa depan ?

Mengingat bisnis selalu dinamis yang menuntut rencana strategis dan alternatif plan untuk mengantisipasi isu dan trend, maka laptop yang digunakan adalah yang juga dapat menyokong mobilitas penggunanya dengan performa yang tetap memadai sesuai kondisi saat ini dan tetap worth it untuk jangka waktu yang lama.

Dengan kata lain, laptop bisnis terbaik untuk bisnis start up tetap terjaga level performanya sesuai penggunaan beberapa tahun ke depan. Contohnya laptop yang menyediakan slot untuk menambah RAM, sistem yang terkustomisasi sehingga memungkinkan untuk mengganti processor, atau memungkinkan untuk menambah/mengganti ruang penyimpanan misalnya SSD plus HDD, atau SSD yang bisa diupgrade.

Sangat kompleks dan dinamis bukan ? Saya pun jadi sering membaca-baca makalah cara membangun usaha terutama start up dan best practice para start up pemula yang telah sukses, yang selalu menekankan narasi : memanfaatkan teknologi digital dan perangkat yang memadai sangat mempengaruhi kinerja perusahaan dan pengelolaan bisnis.

Bahkan saya sendiri sudah mereka-reka alur memulai bisnis rinitisan ini, yang mana semuanya dimulai dari sebuah perangkat terbaik.

laptop terbaik
Alur membangun bisnis start up persampahan

Sampai kesini, sudah sangat jelas kehadiran laptop untuk segmen khusus bisnis memang sangat dibutuhkan.

Kabar baiknya, untuk membantu membangun dan mengelola bisnis seperti start up digital persampahan, ASUS lewat ASUS Business menghadirkan laptop bisnis terbaik ASUS Expertbook dengan spesifikasi yang sangat bisa diandalkan dan bisa diupgrade sehingga performanya tetap terjaga sesuai kebutuhan saat ini maupun jangka panjang.

ExpertBook B7 Flip, Laptop Terbaik ASUS Untuk Digital Bisnis

laptop untuk bisnis

Untuk memenuhi kebutuhan pelaku start up akan sebuah laptop terbaik yang bisa diandalkan untuk menghadapi tantangan dalam mengelola bisnis saat ini dan dimasa mendatang, ASUS Business menciptakan laptop khusus bisnis dari keluarga ASUS Expertbook yaitu ExpertBook B Series.

Baru-baru ini, ASUS baru saja meluncurkan laptop bisnis terbaru yaitu ExpertBook B7 Flip (B7402). Laptop bisnis yang satu ini menghadirkan beragam hal menarik yang pastinya akan memberikan pengalaman terbaik bagi penggunanya.

Laptop Bisnis ExpertBook B7 Flip (B7402) sudah diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-11 terbaru dan juga Intel® Iris® Xᵉ graphics.
laptop terbaik asus

ASUS Business sendiri merupakan bagian integral dari ASUS yang memberikan solusi dalam peningkatan bisnis para pebisnis secara komprehensive dengan cara menghadirkan laptop-laptop berkualitas yang terintegrasi lewat software berstandar industri. Laptop premium tersebut juga diharapkan dapat mengoptimalkan potensi dan produktivitas para pelaku bisnis di Indonesia.

Salah satu strategi meningkatkan produktivitas tersebut adalah dengan merancang laptop kekinian yang terkustomisasi sesuai kebutuhan.

Mengusung Internet Cepat Dan Stay Connect Dengan 4G LTE dan 5G

Ya, untuk menjawab sekaligus mengantisipasi pengelolaan bisnis yang saat ini mewajibkan pelaku usaha harus stay connected 24 jam setiap hari, ASUS menciptakan perangkat yang mampu terkoneksi ke internet kapan saja dimana saja.

Salah satu fitur utama ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) adalah terkoneksi ke 4G LTE dan 5G sehingga menghadirkan pengalaman berinternet layaknya menggunakan smartphone.

laptop bisnis yang terbaik

“Sejak awal ASUS ExpertBook merupakan seri laptop yang dibangun dengan konsep yang mengutamakan produktivitas serta mobilitas,” ujar Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia. “Kali ini seri ExpertBook kembali tampil dengan fitur konektivitas 4G dan 5G yang dapat membuat Anda selalu produktif di manapun dan kapanpun. Era laptop 5G telah dimulai di Indonesia melalui kehadiran ExpertBook B7 Flip.” demikian ujar Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia.

ASUS sepanjang tahun 2021 lalu cukup produktif dengan mendominasi 43,59% pasar laptop consumer di Indonesia dan 8 tahun berturut-turut sebagai penguasa pasar laptop consumer. Dan 6 tahun berturut-turut menjadi leader untuk segmen laptop gaming sejak 2015. Ini membuktikan ASUS berfokus pada inovasi dan kebutuhan pasar.

Termasuk kebutuhan pebisnis akan perangkat komputasi yang mumpuni untuk menyelesaikan banyak pekerjaan dengan singkat.

Dipandang dari sudut manapun, saya setuju dengan Mr. Jimmy Lin. Karena saat ini memang semua hal harus dilakukan secara cepat. Bukan cuma bisnis, di tempat saya bekerja saat ini saja yang kerjanya dual (lapangan dan office) semua hal dilakukan serba cepat. Itu sebabnya mengapa saya wajib membawa laptop kemana-mana meskipun ukurannya berat dan memenuhi ruangan dalam tas.

Inilah yang tersaji dalam ASUS Expertbook B7 Flip (B7402).

Bagaimana tidak, laptop bisnis terbaru yang satu ini tidak hanya mengusung internet 4G tapi 5G yang terintegrasi pada modem internalnya. Pengguna tinggal memasukkan kartu seluler untuk berinternetan ke dalam slot yang sudah tersedia, dan tadaa...kalian siap berinternetan kapanpun. Tak lagi harus thetering ke smartphone, aktivitas online kini siap dilakukan melalui laptop ini.

Yap, laptop seperti inilah yang dibutuhkan pebisnis kekinian, bahkan calon pebisnis seperti saya. Perangkat yang selalu terkoneksi ke internet setiap saat untuk mendukung mobilitas kapan saja dimana saja.

Namun tidak hanya soal fitur internet, ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) juga memiliki banyak keunggulan. Apa saja kelebihan-kelebihan laptop ini dan seperti apa spesifikasi beserta fitur lainnya, yuk kita intip.

Desain Ringkas Dan Tangguh, Ringan Dibawa Kemana Saja

spesifikasi laptop bisnis

Kesan laptop bisnis premium pada ExpertBook B7 Flip (B7402) sudah mulai terasa ketika pertama kali melihat desainnya yang konvertibel, sehingga laptop 2 in 1 ini memberikan opsi penggunaan sesuai kebutuhan. Pebisnis bisa menggunakan laptop bisnis 14 inci ini secara normal maupun diputar hingga 360° layaknya tablet.

asus experbook b7 flip

Selain mungil, laptop ASUS bisnis terbaru berbahan magnesium alumunium ini memiliki bobot yang semanjana, yaitu hanya 1,44 kg. Bobot segitu terasa ringan mengingat didalamnya juga terdapat baterai dan jeroan lainnya. Selain ringan laptop ini juga terasa ringkas karena berdimensi berdimensi 32.00 x 23.42 x 1.80 cm dengan tebal cuma 1.89 cm, sehingga tetap terasa ringkas dan tas tidak penuh sesak.

Namun meskipun mungil, seperti halnya jajaran laptop ASUS terbaru yang dirancang dengan body yang tangguh, ExpertBook B7 Flip (B7402) dijejali material tambahan yang menciptakan body build yang tahan untuk berbagai kondisi ekstrim karena telah mendapatkan sertifikasi ketahanan sesuai standar militer AS (MIL-STD 810H) sehingga tidak mudah rusak dan lebih tahan lama.

Bukan itu saja, ASUS juga menghadirkan ASUS NumberPad 2.0 pada keypad yang bisa dinyalakan untuk menjalankan kursor. dilengkapi layar touchpad LED bercahaya, memudahkan pelaku bisnis tetap bisa mengoperasikan laptop dalam kondisi minim cahaya.

asus experbook b7 flip military grade

Bukan cuma itu, masih dari aspek desain dan body built yang durabilitasnya lebih baik dan lebih lama laptop ini juga dirancang dengan ErgoLift sehingga laptop dapat terangkat, menciptakan kenyamanan saat mengetik sekaligus melapangkan ruang untuk keluar masuk udara di bagian laptop. Hasilnya laptop tetap sejuk saat digunakan berlama-lama. Engselnya pun dibuat khusus yang memiliki ketahan 50 persen lebih oke dibandingkan laptop sejenisnya.

Bagi calon pebisnis start up seperti saya (yang masih calon), tentu saja laptop ini memberikan keuntungan double dari sisi mobilitas. Apalagi bisnis start up persampahan memang 70% lebih banyak di lapangan baik untuk memantau teknis pengangkutan, layanan pelanggan, hingga menginput data tagihan yang nantinya bisa diketahui pelanggan lewat aplikasinya, ataupun dikirim lewat WhatssApp pelanggan secara real-time.

Layar Memberikan Kedalaman Warna, Mata Lebih Nyaman dan Sehat

Hal menarik berikutnya pada ExpertBook B7 Flip (B7402) adalah layar monitor touchscreen yang menggunakan teknologi anti-glare. Layarnya mampu menghasilkan reproduksi warna color gamut sRGB mencapai 100% yang dijejali pula dengan teknologi Asus Splendid, Asus Eye Care, dan ASUS Private View2 sehingga dapat memberikan opsi mode visual sesuai kondisi mata. Bahkan laptop ini sudah mendapatkan sertifikasi Low Blue-Light Emission dari TUV Rheinland karena menghindarkan retina dari bahaya yang diakibatkan sinar biru.

Tak sampai disitu, Screen-to-body ratio layarnya mencapai 81 persen dengan tingkat kecerahannya hingga 500nits, serta teknologi NanoEdge Display dengan 178° wide-view. Alhasil selain gambar lebih jernih, melihat wajah si cantik Kim Jisoo atau Kim So Hyun seakan menghadirkan grogi karena dari sudut manapun kita melihatnya, mereka juga seolah melihat kita. Kita ? Saya kali.

asus experbook b7 flip

Selain panel OLED, bezel layar monitor yang memiliki aspek rasio 16:10 di ExpertBook B7 Flip (B7402) ini juga terpangkas sehingga laptop 14 inci ini terkesan seperti berukuran 13 inci, dan layar serasa lebih luas. Untuk pengoperasiannya ASUS menyertakan pen stylus ASUS Pen yang mendukung 4096 tingkat sensitivitas tekanan pada layar touchsscreen.

Yah, bersyukur banget (kalau) punya laptop ini, karena di usia yang mulai beranjak uzur penglihatan juga pastinya berkurang. Adanya layar OLED ini tentu mendongkrak kemampuan mata lebih mudah beradaptasi dengan kondisi cahaya saat di depan laptop.

Performa Powerful Dengan Intel® Core™ 11th Gen dan Intel® Iris® Xᵉ

Untuk mendukung pengelolaan bisnis yang saat ini serba cepat, ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) tersedia dalam dua tipe laptop yang dibekali dapur pacu Intel® Core™ 11th Gen yang sangat gahar, yaitu ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) Intel® Core™ i5-1155G7 Processor 2.5 GHz (8M Cache, up to 4.5 GHz, 4 cores) dan ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) Intel® Core™ i7-1195G7 Processor 2.9 GHz (12M Cache, up to 5.0 GHz, 4 cores).

laptop asus expertbook b7 flip

Dengan processing yang cepat, pelaku bisnis akan lebih nyaman untuk mengoperasikan berbagai aplikasi di laptopnya. Salah satu kelebihan yang hadir pada laptop dengan Intel Core Gen-11 ini adalah proses rendering video untuk berbagai kebutuhan digital marketing sehingga dapat menghasilkan konten video yang berkualitas dalam waktu singkat.

Bukan hanya mumpuni pada aspek pemrosesan, ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) juga oke pada kinerja grafis karena telah menyematkan Intel® Iris® Xᵉ yang kinerja renderingnya sangat memukau dibanding kartu grafis bawaan terdahulu. Bagi bisnis digital seperti start up konten dengan grafis tinggi akan memudahkan konsumen dan mitra bisnis mengetahui detil produk. Selain untuk kebutuhan konten, grafis yang tinggi ini juga oke untuk diajak bermain game.

Laptop yang sekarang saya gunakan untuk kebutuhan harian tentu tidak dapat memenuhi kebutuhan pengelolaan start up, karena untuk mengoperasikan Adobe Photoshop CS3 portabel saja sering sesak napas khawatir bila aplikasi mati sendiri.

RAM Besar, Multitasking Lebih Cepat

Salah satu "kelakuan" pelaku usaha adalah membuka banyak aplikasi dalam waktu bersamaan. Bagi pemilik laptop dengan RAM terbatas tentu saja akan memberatkan kinerja laptop, terutama saat beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Hal ini tidak akan menjadi kendala lagi karena di ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) kapasitas RAM yang sangat penting untuk multitasking tergolong besar.

Dengan memory RAM hingga 16GB, pengguna akan dengan nyaman berpindah aplikasi tanpa menggerutu. Bahkan untuk kebutuhan kerja yang lebih berat RAM laptop ini bisa diupgrade hingga 64GB, yang tentunya sangat worth it untuk membuka banyak aplikasi.

Jangan tanya apakah laptop saya bisa mengelola aplikasi digital, karena dengan RAM "cuma" 4GB membuka Excel dan Word saja saat browser terbuka alamat laptop bakal not responding.

Penyimpanan SSD, Ruang Lebih Luas dan Booting Lebih Cepat

Laptop ini memang identik dengan hal-hal yang serba cepat. Lagi-lagi soal kecepatan dan kenyamanan pemrosesan serta multitasking, laptop bisnis terbaik dan ringan yang satu ini juga didukung penyimpanan lapang yang juga proses bootingnya.

Penyimpanan dengan model SSD (Solid State Drive) memang terkenal dengan kecepatannya saat membuka aplikasi dan file yang tersimpan didalamnya. Canggihnya lagi, ruang penyimpanan SSD ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) ini tersedia pilihan 512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD dan 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 Performance SSD dengan slot tambahan. Tentu saja ini bekal yang menggiurkan untuk menjalankan roda usaha kekinian.

Baterai Lebih Lama

Bukan hanya untuk mendukung bekerja cepat, laptop untuk bisnis besutan ASUS yang satu ini juga dirancang untuk mobilitas tinggi. Selain desain ringkas dan ringan yang mudah dibawa kemana saja, ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) adalah laptop bisnis terbaik yang memberikan rasa nyaman ketika bekerja karena baterainya yang memiliki waktu hidup yang lebih lama.

Bagi profesional yang sering didera rasa khawatir laptopnya segera padam sehingga harus membatasi penggunaan laptop kala melakukan aktivitas daring, kini dapat lebih leluasa melakukan apa saja di depan laptopnya. Hebatnya lagi, laptop ini telah menyematkan teknologi fast charging yang memungkinkan kapasitas baterai dapat terisi hingga 60% hanya dalam 39 menit (tergantung pemakaian dan masa baterai).

Penggunaan Yang Nyaman dan Mudah Untuk Berbagai Kebutuhan

asus expertbook b7 flip

Kemudahan dan kenyamanan juga termasuk hal yang disoroti ASUS agar memberikan pengalaman terbaik baik penggunanya. Bagaimana tidak, tak hanya hadirnya ASUS NumberPad 2.0 sebagai numeric pad virtual untuk memudahkan penggunanya menginput angka dan mengolah data, laptop yang berteknologi audio visual Harman-Kordon ini juga semakin mudah digunakan dengan tombol-tombol short cut dan hotkey untuk berbagai fungsi. Misalnya menekan kombinasi tombol Fn dengan tombol angka 1-4 untuk mengaktifkan bluetooth, folder, dan fungsi lainnya.

asus expertbook b7 flip

Karena didesain mengusung teknologi ErgoLift, engsel yang kokoh memungkinkan laptop ini dapat dimiringkan saat dibuka. Dengan posisi demikian pengguna lebih nyaman mengetik. Apalagi dengan tombolnya yang responsif saat jari jemari menekannya dan key travelnya 1,55 mm alhasil pengetikan jadi serasa lebih akurat.

Kalian sedang bekerja tapi segan menegur rekan kerja yang ingin mengajak ngobrol ? Tenang, ada lampu LED pada bagian penutup laptop yang menyala otomatis untuk memberi tanda kalau kalian sedang sibuk.

Kenyamanan juga lebih terasa karena laptop tetap sejuk ketika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Adanya sistem pendingin khusus ASUS Advanced Hybrid Cooling System dengan serangkaian heatpipe dan plat metal di dalamnya memungkinkan sirkulasi udara terjaga hingga 17%, dan 39% area sekitar palm rest tidak panas. Keberadaan sistem pendingin ini juga berdampak pada performa laptop yang tetap stabil bahkan dapat ditingkatkan hingga 55%, karena potensi terjadinya over heat yang seringkali menyebabkan latensi (lag) dapat diminimalisir.

Konektivitas Lebih Lengkap

Selain didongkrak oleh spesifikasi yang gahar, kesan sebagai laptop terbaik untuk bisnis juga begitu terasa dengan hadirnya konektivitas yang lebih lengkap. Contohnya yaitu hadirnya port Thunderbolt 4 yang selain sebagai fasilitas untuk menghubungkan monitor eksternal beresolusi tinggi juga difungsikan sebagai media transfer data dengan kecepatan tinggi, serta untuk mengisi daya. Ini tentu saja sangat menguntungkan bagi pebisnis yang sering menggunakan laptopnya untuk berbagai kegiatan.

asus expertbook b7 flip

Bukan cuma port Thunderbolt, ada juga port USB 3.2 Gen 2 Type-A yang mengusung kecepatan tinggi untuk melakukan pemindahan data dari perangkat lain ke laptop dan sebaliknya dari laptop ke perangkat lain. Port HDMI dengan Combo Audio Jack, hingga Micro SD card reader juga tersaji rapi di bagian tepi laptop ini.

Untuk mendukung koneksi, laptop ini juga sudah dijejali teknologi Integrated Wi-Fi 6 (802.11 ax) seturut dengan kebutuhan akan koneksi internet cepat saat ini.

Fitur-Fitur Canggih Yang Ditingkatkan

Hadirnya teknologi Artificial Intelligence (AI) ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) memberikan nuansa canggih level atas. Laptop bisnis yang dibekali kamera webcam berkapasitas 720 HD ini selain menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik, juga menghasilkan kualitas suara yang lebih bersih kala melakukan rapat daring karena adanya AI Noise Cancellation dengan two-way noise-cancelling technology yang akan memfilter suara di sekitar speaker sekaligus menghilangkan suara berisik di sekitar orang yang sedang berbicara.

Tak cuma fitur-fitur standar, untuk mendukung kerja tersaji beragam fitur menarik yang memberikan rasa nyaman dan aman untuk penggunanya

Contohnya saja dukungan RAID (Redundant Array of Independent Disks) technology yang memungkinkan pengelolaan data secara aman dimana data strip sebelumnya disimpan secara seimbang pada dua drive dengank pengoperasian hingga 2 kali lebih cepat.

asus expertbook b7 flip
IR Camera, salah satu fitur canggih untuk kenyamanan penggunaan

Ada juga fitur IR Camera, yaitu infrared untuk melakukan face recognition ketika mengaktifkan laptop atau masuk setelah mode sleep, serta WebCam Shield dengan fungsi serupa.

Fitur lainnya yang berguna untuk menjaga keamanan data di laptop adalah adanya sensor sidik jari built-in (Fingerprint sensor integrated with Power Key) dan chip Trusted Platform Module (TPM) 2.0) yang aman untuk menyimpan data autentifikasi kepemilikan seperti password serta data transaksi, fitur keamanan dari malware McAfee, hingga HDD User Password Protection and Security, BIOS setup user password, Computrace ready from BIOS, BIOS Booting User Password Protection, IR webcam with Windows Hello support, , Kensington Nano Security Slot™.

Salah satu yang menarik dari fitur-fitur canggih yang ada dalam laptop bisnis ultra-portabel ini adalah hadirnya AI Noise Cancellation, yang bisa meredam kebisingan suara di sekitar terutama bila pengguna sedang melakukan live interactive seperti rapat di aplikasi zoom. Teknologi AI sendiri sudah diperkenalkan ASUS pada laptop-laptop edisi sebelumnya, namun kini mengalami peningkatan.

Harga Sesuai Spesifikasi dan Kebutuhan

Harga memang salah satu aspek yang sering dipertimbangkan ketika membeli laptop. Dibanderol di kisaran harga Rp 30 jutaan di Indonesia, laptop dengan spesifikasi dan fitur yang gahar tersebut cukup worth it. Apalagi bila dilihat dari sudut pandang performa, kinerja, multitasking, kecepatan pemrosesan, serta keamanan dan kenyamanan penggunaan untuk jangka waktu yang lebih lama, laptop bisnis terbaik yang satu ini tentu dibutuhkan.

ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402), Lebih Dari Sekedar Laptop Bisnis

Apakah ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) hanya diperuntukkan bagi pelaku bisnis saja ? Tentu tidak !

Tak hanya sekedar mempresentasikan produk, ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402) memang dirancang untuk mampu diajak kerja pada berbagai bidang profesi serta juga menghasilkan karya. Mulai dari rapat online, memberikan materi kelas daring, hingga mengerjakan berbagai project seperti konten video maupun membuat gambar desain rancang bangun bagi konsultan perencanaan seperti saya.

Coba lihat videonya berikut ini.

Dukungan dan Layanan Penuh

Selain meningkatkan perhatian pada segmen dan kebutuhan penggunaan, ASUS juga tidak lupa memberikan layanan purna jualnya, antara lain layanan Warranty Extension (garansi panjang) hingga 5 tahun antara lain melalui layanan layanan Onsite Service, Accidental Damage Protection (ADP) dengan garansi perlindungan hingga 100%, hingga VIP Support Line yang memberikan dukungan teknis khusus bagi konsumen.

Spesifikasi ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402)

Main Spec.ExpertBook B3 Flip (B3402)
CPUIntel®   Core™ i5-1135G7 Processor 0.9-2.4 GHz (8M Cache, up to 4.2 GHz)
Intel® Core™ i7-1165G7 Processor 1.2-2.8 GHz (12M   Cache, up to 4.7 GHz)
Sistem OperasiWindows   11 Home - ASUS recommends Windows 11 Pro for business
Windows 11 Pro - ASUS recommends Windows 11 Pro for   business
Windows 10 Home - ASUS recommends Windows 10 Pro for   business
Windows 10 Pro - ASUS recommends Windows 10 Pro for   business
Free Upgrade to Windows 11¹
Memory16GB DDR4,  Memory Max Up to:64GB
Penyimpanan512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD
1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0   Performance SSD
DisplayTouch screen, 14.0-inch (1920 x 1200) 16:10, Wide view, Glossy   display, LED Backlit, 500nits, Screen-to-body ratio:81 %
GraphicsIntel Iris Xᵉ Graphics (available for Intel® Core™ i5/i7/i9 with   dual channel memory)
Input/Output2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x Thunderbolt™ 4 supports display / power delivery, 1x HDMI 2.0b, 1x mini display port, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, smart card reader, slot SIM card
Kamera720p HD camera, 13.0M camera, With privacy shutter
KonektivitasWi-Fi 6 (802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5.2
AudioBuilt-in  speaker Built-in array microphone with Cortana support
Baterai50WHrs,   3S1P, 3-cell Li-ion
Dimensi32 x 23,42 x 1,80 ~ 1,89 cm (12.95" x 8.81" x 0.76" ~ 0.77")
Berat1,44 kg
WarnaBlack
HargaMulai Rp 30jutaan
Garansi2   tahun garansi global

Rekomendasi Laptop Bisnis Terbaik ASUS Business Lainnya

ASUS Business juga memberikan berbagai pilihan perangkat ultra-portable bagi konsumen pelaku bisnis. Dengan merilis berbagai tipe laptop bisnis unggulan, penggunanya diberikan kebebasan untuk memilih mana laptop terbaik untuk bisnis yang dibutuhkannya.

Selain ASUS ExpertBook B7 Flip aka ASUS (B7402), rekomendasi laptop terbaik ASUS untuk bisnis lainnya yaitu :

  1. ASUS ExpertBook B9400
  2. ASUS ExpertBook B9450
  3. ExpertBook B7 Flip (B7402F)
  4. ExpertBook B5 Flip OLED (B5302F)
  5. ExpertBook B5 Flip (B5302F)
  6. ExpertBook B5 OLED (B5302C)
  7. ExpertBook B5302C
  8. ExpertBook B3 Flip (B3402)
  9. ExpertBook B1400
Mewujudkan Mimpi Punya Bisnis Start Up Butuh Analisis Yang Matang dan Proses Yang Panjang

Ternyata membangun bisnis start up tak semudah yang dibayangkan. Selain membutuhkan perencanaan dan analisis yang matang, juga memakan waktu dalam prosesnya. Dan pastinya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Namun inilah menariknya. Tanpa terjun langsung melakukannya, pasti tidak akan mengetahui seluk beluk proses didalamnya. Saya jadi salut melihat bagaimana pejuang cuan mendirikan bendera start up nya.

Untungnya ada ASUS ExpertBook B7 Flip (B7402), yang siap dibawa kemana saja.

Dering di ponsel menyadarkan saya dari lamunan. Bang Hasikin datang membawa buku tagihannya. Ah, saya lupa sudah dua bulan menunggak iuran sampah.