7 Cara Belajar Yang Efektif dan Efisien, Bisa Diterapkan Di Sekolah dan Di Rumah

Cara belajar efektif sangat diperlukan di era teknologi canggih saat ini agar pendidikan tetap berkualitas meskipun banyak tantangan dan hambatan. Guru dapat menerapkan pola belajar yang tepat agar siswa semakin melek teknologi.

Strategi Belajar Efektif Agar Siswa Melek Teknologi

strategi belajar efektif
Mengenal strategi belajar yang efektif dan efisien

Strategi pembelajaran adalah cara atau metode yang digunakan untuk menerapkan rencana belajar mengajar yang telah disusun sesuai kurikulum dan kebijakan yang diberlakukan.

Masing-masing sekolah, kampus, dan staf pengajar punya metode belajar mengajar masing-masing yang disesuaikan dengan kurikulum dan kebutuhan pelajar untuk mencapai target dan tujuan.

Strategi belajar mengajar pendidik dan murid di Indonesia umumnya dilakukan antara lain dengan metode ceramah, metode diskusi, metode simulasi, dan metode demonstrasi.

Cara Belajar Efektif dan Efisien Di Sekolah dan Di Rumah

Lalu bagaimana cara belajar efektif dan efisien yang sebaiknya dilakukan guru, murid, dan orang tua agar belajar mengajar tetap berkualitas ?

Mulai Melek Teknologi

Contoh belajar efektif pertama yang perlu dilakukan adalah mulai membuka diri terhadap teknologi digital dan tidak saklek dengan metode-metode yang sudah ada. Terlebih saat ini dunia teknologi semakin berkembang, sehingga proses belajar mengajar pun semakin variatif antara lain dengan menggunakan aplikasi-aplikasi digital. Di Eropa dan Amerika Serikat, belajar mengajar sudah lama menggunakan media dan aplikasi digital.

Belajar Online

Membiasakan belajar online menggunakan aplikasi daring adalah strategi belajar yang efektif di rumah. Metode ini sebenarnya sangat efektif agar proses belajar mengajar tetap berlangsung meskipun hanya dari rumah. Dengan cara demikian siswa akan terbiasa menggunakan aplikasi pembelajaran online. Keuntungan cara belajar efektif yang satu ini yaitu potensi terjangkit virus Covid bisa dihindari. Beberapa aplikasi belajar daring yang bisa digunakan antara lain aplikasi Zoom dan Google Class yang mudah digunakan.

Memperluas Penggunaan Aplikasi Digital

Selain penggunaan aplikasi video meeting, metode belajar yang efektif juga bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi belajar mengajar online dimana guru dan murid tidak sekedar tatap muka daring tapi juga berinteraksi. Misalnya aplikasi guru untuk untuk membuat tugas, aplikasi membuat nilai ujian, hingga aplikasi untuk mengikuti ujian.

Ikut Kelas Online

Terkadang sebagian orang merasa materi yang didapatkan ketika mengikuti kelas formal di kelas tidak cukup. Tak ada salahnya bila pelajar mendaftar kursus atau kelas. Terlebih dimasa pandemi saat ini ada banyak lembaga pendidikan yang membuka sekolah dan kelas online.

Belajar Mandiri

Strategi belajar yang ampuh selain diatas yaitu belajar mandiri. Perlu adanya inisiatif dan konsultasi antara guru dan orang tua agar murid belajar mandiri di rumah. Misalnya guru memberikan tugas mata pelajaran Sejarah tentang Sejarah Naskah Proklamasi Republik Indonesia, orang tua bisa mengarahkan sang anak membaca dari artikel di internet. Cara ini sekaligus akan menumbuhkan minat baca si anak.

Gunakan Tenaga Pendidik Non Formal Untuk Belajar Di Rumah

Selain orang tua, tenaga pendidik dari jalur non formal bisa direkrut untuk membantu sang siswa belajar mandiri di rumah. Strategi belajar dengan menggunakan tenaga pengajar dari luar sekolah ini cukup efektif membantu sang anak memahami materi dari setiap mata pelajaran.

Menggali Potensi dan Kreatifitas

Di era digital saat ini, terlebih mewabahnya Covid19 perlu kerja sama yang baik antara sekolah, guru kelas, dan orang tua karena anak-anak masih belum mengetahui dunia luar, sementara proses belajar mengajar di kelas sangat dibatasi oleh waktu. Agar potensi sang anak terlihat dan semakin berkembang, orang tua perlu melibatkan diri sehingga prestasinya tidak melulu tergantung kepada pintar tidaknya si anak menyelesaikan soal-soal ujian. Nyatanya sangat banyak anak-anak berprestasi di materi pelajaran di sekolahnya. Misalnya juara percakapan Bahasa Inggris dari Lembaga Kursus, atau juara Lomba Poster. Bahkan ada juga siswa beprestasi karena hobbynya membuat handcraft dari sampah plastik dan barang bekas.

Strategi belajar di atas tidak hanya efektif diterapkan untuk anak SD dan SMP. Namun juga bisa digunakan pada anak-anak SMA hingga perguruan tinggi. Sekarang, mana strategi yang paling efektif dan paling sesuai dengan kebutuhan belajar mengajar anda ?