7 Strategi Belajar Mengajar Yang Efektif dan Efisien Di Era Global

Strategi belajar efektif sangat diperlukan ditengah merebaknya penyebaran virus Covid19. Selain menghindari penyakit, strategi belajar dapat mengefisiensi waktu dan memperluas ruang bagi guru dan murid mengerjakan hal-hal bermanfaat lainnya.

Mengenal Strategi Belajar Mengajar di Kelas

strategi belajar efektif
Mengenal strategi belajar yang efektif dan efisien

Strategi pembelajaran adalah cara atau metode yang digunakan untuk menerapkan rencana belajar mengajar yang telah disusun sesuai kurikulum dan kebijakan yang diberlakukan.

Masing-masing sekolah, kampus, dan staf pengajar punya metode belajar mengajar masing-masing yang disesuaikan dengan kurikulum dan kebutuhan pelajar untuk mencapai target dan tujuan.

Strategi belajar mengajar pendidik dan murid di Indonesia umumnya dilakukan antara lain dengan metode ceramah, metode diskusi, metode simulasi, dan metode demonstrasi.

Namun proses belajar mengajar dengan tatap muka yang normal dilakukan seketika menghadapi kendala sejak wabah Covid19 melanda seluruh pelosok negeri di 2020.

Tantangan Pendidikan di Tengah Wabah Covid19

Sangat banyak tantangan yang dihadapi untuk mencegah dan menghindari penyebaran Covid19, karena dampaknya yang kompleks dan saling mempengaruhi aspek-aspek kehidupan dan tatanan yang sudah ada.

Pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan mencegah dan menghindari meluasnya wabah tersebut, salah satunya dalam proses belajar mengajar. Antara lain dengan memberlakukan physical distancing, social distancing, menerapkan protokol kesehatan 5M, dan melakukan belajar secara daring.

Strategi Belajar Mengajar Yang Efektif Di Masa Pandemi

Di satu sisi langkah tersebut cukup efektif menekan penyebaran Covid19. Namun demikian hal tersebut tidak serta merta mendongkrak kualitas belajar dan kemampuan pelajar. Apalagi tidak semua pelajar menguasai penggunaan aplikasi-aplikasi berbasis online.

Lalu apa strategi belajar yang efektif sebaiknya dilakukan guru, murid, dan orang tua agar belajar mengajar tetap berkualitas sekaligus terhindar dari penyebaran penyakit ?

  1. Mulai Melek Teknologi

  2. Strategi belajar efektif pertama yang perlu dilakukan adalah mulai membuka diri terhadap teknologi digital dan tidak saklek dengan metode-metode yang sudah ada. Terlebih saat ini dunia teknologi semakin berkembang, sehingga proses belajar mengajar pun semakin variatif antara lain dengan menggunakan aplikasi-aplikasi digital. Di Eropa dan Amerika Serikat, belajar mengajar sudah lama menggunakan media dan aplikasi digital.

  3. Belajar Online

  4. Strategi belajar yang efektif selanjutnya antara pengajar dan siswa di masa pandemi adalah dengan belajar daring menggunakan aplikasi daring. Metode ini sebenarnya sangat efektif agar proses belajar mengajar tetap berlangsung meskipun hanya dari rumah, sehingga potensi terjangkit virus Covid bisa dihindari. Beberapa aplikasi belajar daring yang bisa digunakan antara lain aplikasi Zoom dan Google Class yang mudah digunakan.

  5. Memperluas Penggunaan Aplikasi Digital

  6. Selain penggunaan aplikasi video meeting, metode belajar yang efektif juga bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi belajar mengajar online dimana guru dan murid tidak sekedar tatap muka daring tapi juga berinteraksi. Misalnya aplikasi guru untuk untuk membuat tugas, aplikasi membuat nilai ujian, hingga aplikasi untuk mengikuti ujian.

  7. Ikut Kelas Online

  8. Terkadang sebagian orang merasa materi yang didapatkan ketika mengikuti kelas formal di kelas tidak cukup. Tak ada salahnya bila pelajar mendaftar kursus atau kelas. Terlebih dimasa pandemi saat ini ada banyak lembaga pendidikan yang membuka sekolah dan kelas online.

  9. Belajar Mandiri

  10. Strategi belajar yang ampuh selain diatas yaitu belajar mandiri. Perlu adanya inisiatif dan konsultasi antara guru dan orang tua agar murid belajar mandiri di rumah. Misalnya guru memberikan tugas mata pelajaran Sejarah tentang Sejarah Naskah Proklamasi Republik Indonesia, orang tua bisa mengarahkan sang anak membaca dari artikel di internet. Cara ini sekaligus akan menumbuhkan minat baca si anak.

  11. Gunakan Tenaga Pendidik Non Formal Untuk Belajar Di Rumah

  12. Selain orang tua, tenaga pendidik dari jalur non formal bisa direkrut untuk membantu sang siswa belajar mandiri di rumah. Strategi belajar dengan menggunakan tenaga pengajar dari luar sekolah ini cukup efektif membantu sang anak memahami materi dari setiap mata pelajaran.

  13. Menggali Potensi dan Kreatifitas

  14. Di era digital saat ini, terlebih mewabahnya Covid19 perlu kerja sama yang baik antara sekolah, guru kelas, dan orang tua karena anak-anak masih belum mengetahui dunia luar, sementara proses belajar mengajar di kelas sangat dibatasi oleh waktu. Agar potensi sang anak terlihat dan semakin berkembang, orang tua perlu melibatkan diri sehingga prestasinya tidak melulu tergantung kepada pintar tidaknya si anak menyelesaikan soal-soal ujian. Nyatanya sangat banyak anak-anak berprestasi di materi pelajaran di sekolahnya. Misalnya juara percakapan Bahasa Inggris dari Lembaga Kursus, atau juara Lomba Poster. Bahkan ada juga siswa beprestasi karena hobbynya membuat handcraft dari sampah plastik dan barang bekas.

Strategi belajar di atas tidak hanya efektif diterapkan untuk anak SD dan SMP. Namun juga bisa digunakan pada anak-anak SMA hingga perguruan tinggi. Sekarang, mana strategi yang paling efektif dan paling sesuai dengan kebutuhan belajar mengajar anda ?