Kelola Bisnis Tetap Kompetitif Dengan ASUS ExpertCenter D500SA

Masyarakat saat ini menuntut produk dan layanan yang serba cepat dan praktis, seiring dengan teknologi dan transformasi digital yang menuntut pemilik bisnis untuk adaptif. Kebebasan dan kecepatan informasi merupakan salah satu faktor penyebabnya. Jika pemilik bisnis tidak dapat memenuhi keinginan ini, konsekuensinya bisnis akan ditinggalkan oleh konsumen.

Itu kata saya...

Tapi memang benar adanya. Faktanya, di era digital saat ini dunia bisnis memang sarat tantangan. Mungkin sebagian besar diantara sobat pelaku usaha sudah mencoba berbagai upaya agar wirausaha yang dijalani dapat bertahan dan kompetitif.

Pastinya keluar banyak modal, biaya, waktu, dan tenaga bukan ?

Salah satu strategi yang cukup efektif agar perusahaan dan produk yang dipasarkan dapat bersaing di era serba internet ini sekaligus menghemat biaya (cost) yaitu dengan digital marketing. Tapi ada syaratnya, yaitu mulai melek teknologi dan gunakan alat komputasi yang mumpuni sebagai perangkat utama untuk menjalankan roda perusahaan.

Lho, apa hubungannya antara tantangan bisnis, digital marketing, dan perangkat komputer ?

Tantangan Bisnis Di Era Digital

Berwirausaha adalah salah satu dari sekian banyak impian saya yang belum tercapai karena berbagai alasan. Meskipun demikian, saya tetap menjaga asa agar suatu saat keinginan saya berwirausaha dapat terwujud.

Caranya yaitu dengan tetap berada di lingkaran para pelaku usaha serta memperbanyak wawasan di bidang kewirausahaan baik teori maupun terapan. Bahkan saya tidak menolak ketika beberapa kali sering diajak berjualan oleh pemilik usaha. Mulai dari usaha warung kopi, jualan kudapan, hingga jualan jasa pembuatan konten oleh salah seorang pemilik jasa konten kreator.

Kesempatan ini tidak saya sia-siakan, karena saya bisa mengamati sekaligus mempraktekkan langsung bagaimana memasarkan dan menjual produk. Hitung-hitung menambah bekal ketika nantinya saya benar-benar berbisnis. Apalagi aktivitas saya di sebuah program nasional di bidang pemberdayaan masyarakat memang bersentuhan langsung dengan pelaku UMKM, antara lain memfasilitasi kegiatan-kegiatan diskusi kewirausahaan.

Karena selalu berinteraksi dengan pelaku usaha, saya juga ketiban untung. Untungnya, referensi yang saya dapatkan dari berbagai sumber tentang bisnis khususnya pengembangan bisnis di era digitalisasi semakin bertambah.

Dengan berbekal modul dari program tempat saya berkecimpung, saya menggabungkannya dengan referensi-referensi lain tentang pengelolaan usaha berbasis digital. Selain untuk konsumsi saya sendiri, kumpulan referensi itu juga sering dijadikan bahan diskusi. Mereka (teman-teman pelaku usaha), secara mandiri dan kreatif juga sering berbagi bahan baca di group WhatsApp dari referensi yang saya susun tersebut.

Admin groupnya tergolong pandai meramu kalimat yang menarik (kalau tidak bisa dibilang provokatif), sehingga saking antusiasnya teman-teman di group seringkali diskusinya jadi melebar kemana-kemana. Saya sih enjoy saja dengan dinamikanya, karena itu menunjukkan mereka -pejuang receh- punya spirit menjadi CEO untuk bisnisnya sendiri.

Kembali ke bisnis, di era revolusi industri 4.0 tepatnya di jaman digital kini, berwirausaha dan berbisnis tidak semata mengenai produk dan proses mengolahnya, tapi juga mengenai bagaimana memanfaatkan teknologi agar semua proses yang memakan waktu dapat terpangkas, termasuk didalamnya proses pemasaran dan penjualan.

Namun tentunya sangat banyak tantangan yang harus dihadapi. Dari pengalaman selama "ikut-ikutan" jualan serta referensi yang saya dapatkan internet, tantangan tersebut yang kemudian saya kerucutkan antara lain yaitu :

  1. Kendala digitalisasi, dimana cuma 13% UMKM yang terhubung dengan online marketplace dan pasar digital. Masih banyak pelaku usaha yang belum berhasil melakukan digitalisasi pada bisnis mereka. Hal ini disebabkan antara lain karena rendahnya literasi dan referensi tentang ekonomi digital, serta belum terjaminnya keamanan data digital.
  2. Sumber daya manusia, dimana tenaga kerja yang direkrut oleh perusahaan termasuk UMKM masih belum melek teknologi. Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius bagi si pemilik usaha.
  3. Pandemi Corona, dimana menurut katadata.co.id hanya 5,9% bisnis kecil dan menengah yang mampu bertahan di tengah pandemi. Namun disisi lain, terdapat 82,9% pelaku usaha yang terkena dampak negatif pandemi. Bahkan 63,9% mengalami penurunan omzet hingga lebih dari 30%.
  4. Inovasi, dimana para pelaku usaha masih tetap mempertahankan strategi lawas yang sebagian besar justru tidak lagi relevan di tengah kompetisi bisnis model sekarang.
  5. Persaingan bebas, yang mana dengan semakin canggihnya teknologi dan internet memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk menciptakan bisnis dan lapangan kerja baru.

Ini menjadi kabar baik sekaligus kabar buruk.

Kabar baiknya, semua orang bisa membangun bisnis dan menghasilkan uang sendiri memanfaatkan internet. Bahkan di masa pandemi corona hampir semua aktivitas di lakukan dari rumah, termasuk jual beli barang dan jasa. Kabar baik lainnya yaitu kini pelaku UMKM didukung penuh oleh Pemerintah bersama mitra formal maupun non formal melalui berbagai program pengembangan kewirausahaan memanfaatkan teknologi digital.

Kabar buruknya, bagi pelaku atau pemilik bisnis yang tetap mempertahankan pola lama cepat atau lambat akan kalah bersaing bahkan dengan pebisnis pemula.

Baca Juga : Fitur dan Spesifikasi Laptop Asus ZenBook 13/14/15

Mengubah Mindset Bisnis Melalui Digital Marketing

Lalu apa strategi yang efektif diterapkan agar bisnis tetap berjalan dan bertahan di era globalisasi ? Salah satu caranya adalah dengan digital marketing.

Disruption (gangguan) ada dua, karena digital dan nondigital. Dia menciptakan dua pasar, yakni pasar baru dan pasar kelas bawah (low end market)-Rhenald Khasali (Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia).

Digital marketing merupakan aktivitas pemasaran yang menggunakan berbagai media secara online. Kini hampir semua perusahaan besar di dunia memanfaatkan digital marketing sebagai "jalan" untuk mengenalkan brand dan produknya.

Kelebihan digital marketing yaitu kecepatan penyebaran informasi sangat cepat, dapat menjangkau calon konsumen lebih banyak dengan area yang sangat luas. Selain itu biayanya juga murah, dan efektif untuk membangun brand sendiri.

Beberapa media yang digunakan dalam digital marketing antara lain yaitu blog, website, e-mail, adwords, dan berbagai macam jaringan media sosial. Semuanya bisa dilakukan sendiri.

Gunakan Perangkat Terbaik Untuk Berbagai Kegunaan

Nah, ini dia yang tadi saya sampaikan diatas, yaitu hubungan antara tantangan bisnis di era digital, penerapan digital marketing dalam bisnis kekinian, dengan penggunaan perangkat yang mumpuni untuk menjalankan bisnis.

Buat kamu para pelaku industri kreatif, pelaku usaha UMKM, ataupun yang sudah punya rencana berwirausaha (seperti saya), penggunaan alat komputasi di era digital saat ini sudah menjadi kebutuhan, dan wajib.

Karena digital marketing sangat erat kaitannya dengan pembuatan serta pendistribusian konten dari satu media ke media lainnya, dan konten-konten didalamnya membutuhkan alat yang mumpuni untuk memprosesnya yang "kebetulan" hanya bisa dilakukan melalui gadget dan komputer, misalnya laptop.

Alat komputasi di era kekinian bukan lagi sekedar untuk mengoperasikan aplikasi-aplikasi produktif untuk membuat dokumen, laporan keuangan, ataupun presentasi. Tapi juga untuk berbagai keperluan seperti mengoperasikan aplikasi kasir, aplikasi stok barang, membuat gambar desain banner, membuat website, mengedit video Youtube, hingga promosi produk ke berbagai media sosial dalam sekali "enter".

Tapi tentu saja menggunakan laptop sebagai alat berbisnis tidak seleluasa bila menggunakan PC (desktop). Apalagi penggunaan laptop lebih bersifat personal dan mobile. Dan pastinya dengan teknologi yang semakin hari akan semakin canggih ke depannya, tidak semua laptop diciptakan lebih upgradeable, yang bisa diupgrade sesuai kebutuhan di masa mendatang.

Kabar baiknya, kini ASUS menghadirkan perangkat komputasi yang bisa diupgrade "dalamannya" dan sangat recommended untuk menyokong para pelaku bisnis agar roda perusahaan tetap berjalan dan bersaing, yaitu ExpertCenter D500SA.

Tetap Kompetitif Dengan ASUS ExpertCenter D500SA

Lho, kenapa mesti ASUS ? Dan apa sih ExpertCenter D500SA itu ?

Terlepas dari saya telah menggunakan laptop ASUS selama belasan tahun hingga saat ini, dan juga PC ASUS jauh sebelum saya menggunakan laptop, ASUS memang layak direkomendasikan.

ASUS, produsen perangkat asal Taiwan yang namanya sangat mendunia ini sudah punya track record sebagai produsen yang menghadirkan perangkat-perangkat komputasi terbaik untuk berbagai kebutuhan penggunaan dan segmen.

Sukses dengan jajaran PC dan laptop gaming untuk pecinta game, ASUS juga menghadirkan perangkat mumpuni untuk segmen lainnya dari jajaran desktop ExpertCenter.

Ya, untuk keluarga ExpertCenter ASUS sudah merilis berbagai desktop untuk berbagai sasaran pengguna. Kali ini ASUS merilis anggota keluarga baru ExpertCenter.

ExpertCenter D5 SFF (D500SA) yang dirilis bersamaan dengan ExpertCenter D300TA pada Maret 2021 hadir untuk memenuhi kebutuhan para wirausahawan dan pebisnis pemula maupun pengusaha kelas atas akan sebuah perangkat komputasi terbaik.

"Kami sangat mengerti bahwa PC desktop masih memiliki peran besar dan belum dapat tergantikan oleh komputer portabel seperti laptop ataumobile workstation", demikian disampaikan oleh Jimmy Lin (Regional Director Southeast Asia ASUS) saat launching.

Ya, laptop memang memberikan pengalaman menarik untuk menyelesaikan beragam aktivitas pribadi. Mulai untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor, hingga untuk hiburan seperti nonton drama Korea. Dan pastinya lebih mobile support.

Namun dalam menjalankan roda usaha, perangkat yang dibutuhkan pastinya lebih dari sekedar perangkat pribadi, demikian pula spesifikasi dan fitur-fiturnya. Lagipula, tidak etis juga rasanya bila laptop pribadi dioperasikan secara kolektif oleh karyawan lain, bukan ?

Kedua model terbaru PC desktop ASUS tersebut sangat menarik dan pastinya dapat memenuhi kebutuhan konsumen untuk berbagai segmen yaitu bisnis, pendidikan, laboratorium, hingga perkantoran.

Namun kali ini mari kita lihat salah satu PC desktop mungil tapi powerful, yaitu ASUS D500SA dari sudut pandang pengelolaan bisnis, karena ada sangat banyak fitur dan keistimewaan di dalamnya yang dapat memenuhi kebutuhan berbagai macam kegiatan bisnis di masa kini.

Yuk kita simak sama-sama.

Desain Ringkas, Compact dan Fleksibel

Fleksibelitas tidak hanya tentang waktu, tapi juga ruangan. Memiliki ruangan kantor yang besar tentunya idaman semua pengusaha. Namun bila saat ini aktivitas bisnis dilakukan di ruangan kecil juga tidak masalah. Dengan penataan ruangan yang baik ruangan minimalis tetap akan terlihat menarik dan pastinya efektif untuk keperluan bisnis.

ASUS ExpertCenter D500SA sangat cocok dijadikan alat komputasi di ruangan minimalis apapun jenis usaha yang dikelola. Ya, ASUS ExpertCenter D5 SFF (D500SA) hanya berdimensi 9.5 x 29.28 x 34 cm dengan bobot 5.5 Kg. Ukuran ini tergolong mungil untuk kebanyakan PC yang diperuntukkan untuk mendukung aktivitas bisnis.

Performa Tinggi Dengan Pengoperasian Cepat

Jangan pernah menilai sesuatu dari permukaannya saja. Idiom ini sangat tepat untuk menggambarkan ExpertCenter D500SA, karena selain punya fitur keamanan tinggi didalam body yang mungil ini juga punya kemampuan pemrosesan yang tidak abal-abal.

Salah satu "jeroan" utama PC untuk bisnis ini adalah penggunaan prosesor Intel generasi terbaru (10th Gen Intel Processor) yang punya kinerja processing sangat baik sehingga pengoperasiannya sangat cepat.

Kinerja pemrosesan yang serba cepat ini tidak terlepas dari clockspeed hingga 4,7 GHz (tergantung jenis dan model prosesor Intel yang digunakan), serta memori RAM DDR 4 hingga 64 GB. Apalagi sistem operasinya juga menggunakan OS Windows 10 (Pro) sehingga pekerjaan menggunakan PC desktop edisi bisnis ini cukup gegas dilakukan.

Untuk keperluan editing materi promosi seperti konten video, jeroan segini tentunya akan semakin mudah menyelesaikan beragam tugas, termasuk editing konten grafis dan audio untuk keperluan promosi. Apalagi kartu grafisnya double lho, kombinasi antara Intel HD Graphics 630 dengan NVidia GeForce GT710 DDR5 berkapasitas 2GB atau dengan NVidia GeForce GT1030 DDR5 berkapasitas 2GB. Gambar grafik yang dihadirkan tentunya menawan.

ASUS ExpertCenter D500SA sendiri hadir dengan varian processor Intel Core i3, Core i5, dan Core i7.

Tunggu dulu, ASUS juga menganugerahkan ruang penyimpanan yang sangat luas untuk menyimpan banyak file penting, yaitu hingga 3TB. Menariknya di dalam "keranjang jeroan" PC desktop ini juga tersedia slot tambahan untuk penyimpanan hingga 2TB. Tentu sangat lega.

Pengelolaan Yang Mudah dan Upgradeable

Melalui fitur hassle-free upgrade, ASUS seolah-olah tahu bahwa apapun yang terjadi di masa depan pengguna komputer harus mengantisipasinya dari sekarang, misalnya bila si pengguna ingin mengganti ruang penyimpanan (storage) SATA HDD dan SSD, serta ODD (Optical Disk Drive) tanpa menggunakan alat bantu tambahan.

Sifatnya yang upgradeable juga semakin nyata dengan penyediaan slot processor dan RAM tambahan yang berguna bila suatu saat si pengguna ingin menambah komponen agar lebih powerful dan lebih optimal penggunaannya.

Yang menarik dari fitur ini yaitu membuat proses pemeliharaan perangkat jadi lebih mudah dan lebih cepat dilakukan. Didukung oleh desain dan sasis yang easy-to-use dan mudah dibuka/tutup, proses maintenance rutin ataupun saat ingin mengganti / menambahkan komponen tidak perlu repot-repot membawa "benda ajaib" ini ke tempat service komputer.

Contohnya bisa dilihat pada video berikut ini.

Penggunaan untuk jangka panjang sangat terasa dengan penggunaan motherboard ASUS yang terkenal berkualitas dan terbaik saat ini serta kapasitor bermaterial solid 100%. Dengan berorientasi long-term-usage, tentu saja berdampak pada penghematan biaya bagi si pemilik perangkat.

Apalagi harga perangkat serta komponen-komponen komputer tidak pernah lebih murah dari waktu ke waktu. Kegunaan untuk waktu yang lama ini pun sudah melalui berbagai pengujian keamanan perangkat keras 24/7, dimana sistem dan suhu tetap stabil sehingga perangkat lebih tahan lama dan tetap layak pakai.

Menyederhanakan Proses Bisnis Dengan ASUS Control Center

Fungsi planning, organizing, acting, controlling (POAC) lumrah dilakukan oleh setiap perusahaan dan pelaku usaha, karena itulah hakekatnya sebuah organisasi.

Penerapan fungsi diatas pastinya harus melalui berbagai proses dan birokrasi. Nah, kehadiran fitur ASUS Control Center akan membantu menyederhanakan rangkaian proses bisnis melalui kemudahan dalam pengendalian dan pengelolaan software dan hardware secara bersamaan dari jarak jauh.

Menariknya, software besutan ASUS ini juga dapat difungsikan untuk melakukan penjadwalan tugas, hingga pengelolaan aset melalui satu aplikasi saja.

Selain fitur ASUS Control Center, ada juga fitur ASUS Business Manager untuk mengelola keamanan data dan penyimpanan data penting melalui pengaturan enkripsi partisi virtual.

Selain mempersingkat proses dan yang pengelolaan yang sering makan waktu, PC yang satu ini juga mumpuni dari sisi keamanan. Mengingat faktor teknologi canggih juga memudahkan oknum melakukan pencurian data, ASUS membekali D500SA sistem keamanan berlapis selain ASUS Business Mamager, antara lain Kensington Security Slot dan Padlock Slot Prevent yang berfungsi untuk mencegah pencuri mengambil DC desktop tersebut

Ketahanan Maksimum

Bicara tentang hasil pengujian laboratorium, cukup banyak jenis pengujian yang dilalui agar ExpertCenter D500SA benar-benar hadir dengan segala kebaikannya. Salah satunya yaitu pengujian US Military Grade MIL-STD 810 G.

US Military Grade MIL-STD 810 G adalah rangkaian test ketahanan perangkat sesuai standar militer Amerika Serikat.

Lolosnya ExpertCenter D500SA melalui semua rangkaian test ketahanan tersebut merupakan kabar baik baik semua pengguna PC ASUS terbaru ini ketika terjadi situasi first majeure seperti kebakaran, banjir, atau bencana alam lainnya, data perusahaan tetap aman dengan potensi kerusakan fisik yang diakibatkan kejadian tak terduga tersebut terminimalisir.

Lebih Hemat Daya

Sudah rahasia umum bila penggunaan PC adalah salah satu penyebab membengkaknya tagihan listrik. Namun berbeda dengan ExpertCenter D500SA.

Dengan penggunaan kapasitor jenis terbaru didukung fitur 80 PLUS® Platinum, ASUS ExpertCenter D500SA lebih efisien dalam hal penggunaan daya yang mencapai 20%.

Efisiensi daya ini pastinya jadi kabar baik bagi pemilik usaha karena tagihan bulanan dapat diminimalisir dan anggaran biaya rutin bisa dialihkan untuk keperluan lain.

Dukungan Konektivitas

Yang juga tidak bisa dilewatkan dari PC desktop mungil ini adalah dukungan konektivitas yang lengkap. Contohnya saja 4 port USB tipe 2.0 di bagian belakang dan 4 port USB tipe 3.2 (Generasi ke 1) di bagian depan yang cukup cepat dalam hal pemindahan file dari media lain. Dengan banyaknya port USB ini tentu saja penggunanya semakin leluasa menghubungkan gadget atau memindahkan file secara bersamaan, hal yang tentunya sukar didapati pada umumnya PC laptop.

Selain port USB, si tangguh ini juga dilengkapi port headphone dan audio combo jack pada bagian depannya sehingga pengguna dapat dengan cepat memasukkan jack. Tak lupa pula ASUS menyematkan port HDMI pada bagian belakang untuk menyambungkan dengan perangkat lain semisal infocus.

Konektivitas selengkap ini pastinya akan membuat karyawan lebih antusias berkreasi di depan layar monitor. Uniknya, ASUS cukup pintar menata dan menempatkan port tersebut di tempat-tempat strategis, tanpa harus mengganggu keterhubungan dengan gadget lainnya. Alhasil meja tetap rapi, bekerja pun terasa lebih nyaman tanpa dipusingkan dengan kabel yang malang melintang ataupun gadget yang berserak.

Spesifikasi lengkap ASUS ExpertCenter D500SA bisa dilihat pada gambar tabel berikut ini.

Iklim Bisnis Sehat Lingkungan Terjaga

Ada yang menarik dari hadirnya ASUS ExpertCenter D500SA. Selain membawa tema bisnis, PC ultracompact yang mungil tapi powerful ini juga membawa tema lingkungan berkelanjutan dengan pakem Green ASUS.

Seperti diketahui bahwa saat ini isu lingkungan semakin masif digaungkan, mengingat pemanasan global yang berdampak luas bagi kehidupan umat manusia. Salah satunya disebabkan oleh waste (sampah produk). Sebenarnya sih ASUS sudah lama berkontribusi terhadap kampanye lingkungan, termasuk melalui ASUS ExpertCenter D500SA ini. Penggunaan material dan komponen yang ramah lingkungan adalah salah satu wujud dukungan ASUS terhadap terjaganya lingkungan yang berkelanjutan.

Gunakan PC Desktop ASUS ExpertCenter D500SA Untuk Bisnis Apa Saja

Saya sih bercita-cita menjadi wirausahawan kopi kekinian. Selain prospeknya besar, membuka usaha warung kopi kekinian juga menambah pergaulan. Sayang belum kesampaian, tapi tiba waktunya pasti akan saya jalankan.

ASUS ExpertCenter D500SA, yang mengusung slogan Small Form Factor Exceptional small-business ini juga hadir untuk mendukung aktivitas pada berbagai segmen penggunaan lainnya, semisal untuk farmasi, laboratorium, hingga belajar mengajar.

Berapa Harga ASUS ExpertCenter D500SA ?

Dibanderol pada kisaran harga Rp 13 jutaan (Rp 13.999.000,- dan mungkin bervariasi pada berbagai toko, tergantung pada processornya) relatif terjangkau untuk sebuah PC desktop bertenaga dengan beragam kelebihan didalamnya. Apalagi dengan garansi 3 tahun dan beragam opsi peningkatan yang berlimpah untuk keperluan jangka panjang, ASUS ExpertCenter D500SA sangat menjanjikan untuk mempermudah perusahaan tetap survive dan kompetitif.

Saya pilih ASUS ExpertCenter D500SA core i7. Kamu pilih yang mana ?