5 Jurus Buat Anak Muda Milenial Sukses Mengembangkan Usaha Kecil Kecilan

September 14, 2018
5 Jurus Buat Anak Muda Milenial Sukses Mengembangkan Usaha Kecil Kecilan - Ditengah tingginya persaingan kerja seiring dengan semakin canggihnya teknologi yang menuntut skill tertentu, ada secarik harapan bagi anak-anak muda baik yang lulus SMA atau perguruan tinggi agar bisa menghasilkan uang meskipun tidak bekerja di perusahaan. Caranya yaitu dengan berbisnis.


tips mengembangkan bisnis modal kecil


Bagi yang pernah mengikuti mata pelajaran ekonomi di sekolah atau mata kuliah ekonomi di perguruan tinggi tentu sudah tahu apa itu bisnis. Secara umum, bisnis merupakan aktivitas jual beli barang dan atau jasa yang dilakukan secara perorangan, sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen yang bertujuan untuk mendapatkan laba (profit).

Ada sangat banyak tujuan dan manfaat yang bisa didapatkan ketika berbisnis. Bukan cuma keuntungan finansial saja, tapi juga ilmu berbisnis serta kemampuan bernegosiasi juga bisa diperoleh. Selain itu, dengan berbisnis lapangan kerja menjadi terbuka. Pokoknya banyak deh. Tapi bisnis perlu modal.

Baca Juga : Tujuan dan Manfaat Bisnis

Tidak bisa dipungkiri kalau yang namanya berbisnis itu pastilah butuh modal. Modal merupakan salah satu aspek yang cukup penting dalam memulai usaha. Bisa dikatakan tanpa modal orang tidak bisa memulai usaha. Bagi yang punya ekonomi pas-pasan, modal mungkin akan jadi masalah besar. Berbeda halnya bagi anak-anak muda yang berasal dari keluarga yang berkecukupan, modal mungkin tidak jadi masalah.

Tapi jangan khawatir, ada banyak jenis usaha yang bisa dimulai meskipun hanya dengan modal pas-pasan. Dengan modal kecil siapa saja bisa memulai bisnis, misalnya dengan buka usaha kecil kecilan di rumah.

Beberapa bisnis yang cuma butuh modal kecil tapi berpotensi memberikan untung besar antara lain usaha bungkus kado, bisnis pulsa, usaha desain logo online, dan masih banyak lagi. Semuanya tidak membutuhkan modal besar asal ada niat dan komitmen saja.

Kalau seandainya sobat-sobat muda memang sudah berniat untuk bekerja di pemerintahan atau di perusahaan bonafit tapi belum tembus, tidak ada salahnya mencoba berbisnis untuk mengisi waktu sambil menunggu kesempatan ikut ujian atau penerimaan pegawai.

Tapi apakah sobat muda mau kalau cuma sekedar memulai tanpa mengembangkan ? Kan sayang banget kalau ketika memulai tapi sudah mulai terlihat bibit-bibit keuntungan dari usaha yang sobat jalankan padahal cuma usaha kecil kecilan saja di rumah.

Kalau memang kawula muda punya tekad untuk mengembangkan bisnis kecil kecilan, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan.


1. Lakukan Analisa Kebutuhan, Untung dan Rugi

Hal yang pertama yang mesti kamu lakukan baik ketika baru akan memulai usaha maupun saat mengembangkan usaha adalah selalu punya perhitungan kebutuhan, potensi rugi, dan potensi keuntungan yang akan diperoleh.

Contohnya kalau kamu ingin menjalani bisnis pengepakan kado, maka kamu harus menghitung berapa kebutuhan kertas kado yang akan dibeli. Selain itu kamu mesti menghitung dengan satu lembar kertas kado kamu bisa membungkus berapa jenis kado.

Yang mesti kamu perhitungkan juga adalah biaya membeli lem kertas, gunting, benang, tali, pulsa dsb. Ini bisa dikatakan sebagai modal awal. Berikutnya, kamu mesti memperhitungkan jumlah calon pembeli dengan cara marketing yang kamu terapkan.

Gampangnya seperti ini :
Seandainya kamu membutuhkan modal hanya Rp500ribu untuk membeli berbagai jenis kertas, beli lem, beli gunting. Sementara kamu menjual jasa pembungkusan kado seharga Rp 10ribu per satu bungkus kado, dimana satu lembar kertas kado bisa membungkus 4 jenis kado. Dalam sehari ada rata-rata 8 order untuk membungkus kado, maka kamu sudah mengantongi Rp 80ribu. Apakah kamu beruntung ? Untuk mengetahuinya, kamu cukup menghitung berapa lembar kertas kado yang terbeli. Bila 1 lembar kertas kado seharga Rp 4ribu dan kamu bisa membeli 100 lembar, maka kamu sudah menggunakan modal sebesar Rp 400ribu. Bila dalam sehari kamu menghabiskan 2 lembar kertas untuk 8 bungkus kado dan mengantongi Rp 80ribu perhari, maka untuk menghabiskan 100 lembar kertas kado kamu hanya butuh 50 hari dan akan mengantongi Rp 4juta hanya dengan modal Rp 500ribu. Keren bukan ? Tapi tentunya kamu harus bisa melihat potensi dan peluang pasar, karena analisa tadi adalah sejumlah kertas selama 50 hari, sementara kamu juga harus punya pembukuan yang mencatat semua transaksi dengan hitungan bulan.


2. Manfaatkan Gadget

Siapa bilang menjalankan usaha itu butuh modal besar ? Pengetahuan, keterampilan, serta tekad besar merupakan modal utama untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis. Salah satu media yang bisa digunakan untuk berbisnis adalah smartphone.

Berdasarkan data dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), pengguna smartphone dan internet terbanyak berasal dari kelompok umur 13-18 tahun dan 25-34 tahun, yaitu sekitar 75 persen dari total penduduk.

Ini artinya pada kelompok usia tersebut peluang bagi anak-anak muda untuk berbisnis sangat besar. Apalagi saat ini sangat banyak konten kreatif yang dihasilkan para generasi milenial. Dengan kata lain, usaha kecil kecilan yang sedang akan dijalankan sudah punya modal yaitu gadget.

Kamu bisa mencari referensi apa saja tentang produk, cara pembuatan, cara memasarkan, cara mengelola usaha lewat gadget. Selain itu, kamu juga bisa melakukan pemasaran lewat gadget, dengan modal kuota internet Rp 10ribu perbulan kamu sudah bisa menjangkau calon konsumen hingga ke hampir seluruh belahan dunia.


3. Gunakan Media Sosial

Masih berdasarkan data dari APJII, pengguna internet banyak menghabiskan waktunya dengan aktif di media sosial. Apakah media sosial hanya sekedar chatting ? Tentu tidak sobat muda.

Kamu bisa memanfaatkan Facebook, Twitter, Instagram untuk memperkenalkan siapa kamu, apa produk yang kamu punya, dan keuntungan serta kelebihan dari produk yang kamu tawarkan ke konsumen. Bahkan jaman sekarang orang sudah fasih berbelanja online hanya lewat Facebook. Kamu juga bisa kok membuat toko online sendiri. 

So, kalau kamu pikir memasarkan dan menjual produk perlu modal besar untuk sewa lapak, membuat iklan, atau menyewa sales maka itu tidak mesti kamu lakukan lagi. Kamu bisa buka stand jualan sendiri di teras rumah, dan bermodal paket internet seluler Rp 20ribu sebulan kamu sudah bisa memasarkan produk ke seluruh dunia. 


4. Buat Blog Atau Website Gratis

Karena kamu sedang ingin mengembangkan usaha kecil kecilan, kamu bisa memanfaatkan blog atau website gratisan sebagai media pemasaran dan penjualan kamu. 

Selain media sosial, blog atau website adalah salah satu media yang sangat efektif untuk berbisnis. Kamu cukup membuat sebuah akun email (misalnya Gmail.). Hanya bermodal email, kamu bisa mendaftar dan membuat blog di Blogspot atau Wordpress. Semuanya gratis kok. 

Kecuali kalau kamu berniat ingin punya website toko online yang profesional, maka kamu harus menyisihkan biaya untuk pembuatan website toko online sendiri. 


5. Lakukan Pencatatan Pembukuan Sederhana

Kalau seandainya kamu belum atau tidak punya latar belakang pendidikan akuntansi, kamu bisa melakukan pencatatan sederhana saja.

Pencatatan transaksi sangat penting bagi siapa saja yang berbisnis. Bukan cuma yang baru menjalani saja, semua perusahaan bonafit didunia punya pembukuan (akuntansi). Dari pencatatan ini kamu akan mengetahui berapa uang yang digunakan untuk membeli pulsa, membeli kertas, serta membeli buku administrasi, dan berapa uang yang didapatkan. Melalui pencatatan juga akan diketahui apakah modal untuk usaha kecil kecilan bisa memberikan keuntungan besar atau tidak.

Nah, itulah beberapat kiat buat sobat muda yang ingin sukses mengembangkan usaha kecil kecilan di rumah atau dimana saja. Jadi pebisnis tidak mesti mengeluarkan modal besar. Yang penting tekad dan komitmen, usaha keras, dan doa. Semoga bermanfaat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
13.28 delete

Infonya keren nih.
Tapi sy masih bingung usaha apa yg bisa modal kecil

Reply
avatar
03.04 delete

infonya bagus, bisa langsung di praktekkan kalo kaya gini.

Reply
avatar